Beranda
Informasi
6 cara membuat password yang kuat agar terhindar dari Peretas/Hacker
Za Blajar
Sabtu, April 05, 2025

6 cara membuat password yang kuat agar terhindar dari Peretas/Hacker

Perkembangan era digital mengalami perubahan  yang cukup pesat sehingga keamanan informasi menjadi makin penting untuk dilindugi. Salah satu cara untuk melindungi informasi pribadi dan data sensitif adalah dengan membuat password yang kuat dan aman. Password yang aman dapat membantu kita untuk menghindari peretasan dan penggunaan tidak sah dari orang yang tidak bertanggung jawab. Namun, membuat password yang aman bukanlah hal yang mudah untuk kita lakukan, dan seringkali memerlukan beberapa cara atau strategi yang efektif.

Dalam artikel ini, Za Blajar akan membahas enam strategi yang dapat dilakukan atau dipraktekan untuk membuat password yang kuat dan aman. Dengan mengikuti saran-saran ini, maka sudah dapat dipastikan bahwa kita dapat meningkatkan keamanan dan melindungi diri dari risiko peretasan atau pencurian data dalam hal ini yaitu password.

1.     Gunakan kombinasi Password yang Kreatif

Gunakan kombinasi password yang kreatif misalnya dengan kombinasi antara huruf besar dan kecil, angka, serta simbol untuk membuat password yang lebih kuat dan sulit ditebak. Makin panjang kombinasi password yang digunakan, maka makin sulit juga password tersebut untuk ditebak.

2.     Jangan menggunakan informasi pribadi

Hindari menggunakan informasi yang bersifat pribadi, seperti nama, tanggal lahir, nomor telepon atau angka kesukaan sebagai password Anda. Informasi pribadi tersebut sangat mudah ditebak oleh peretas.

3.     Jangan menggunakan satu password untuk beberapa akun

Hindari penggunaan password yang sama untuk semua akun Anda. Contohnya password email, sama seperti password Facebook, Youtube, dan Instagram. Memang, hal ini dilakukan agar mudah diingat oleh Anda. Namun, jika salah satu saja akun password Anda diretas, maka semua akun yang menggunakan password yang sama akan terancam untuk diretas pula.

4.     Gunakan autentikasi dua faktor (2FA)

Layanan autentikasi dua faktor ini tergantung dari platform yang Anda gunakan. Biasanya platform yang telah menggunakan dua faktor autentikasi akan mengirimkan OTP juga dalam bentuk SMS. Selain itu, ada pula bentuk 2FA yang lain yakni pertanyaan yang jawabannya hanya diketahui oleh Anda dan token fisik yang terpasang pada perangkat.

5.     Gunakan password manager

Password manager adalah aplikasi yang dapat membantu Anda untuk menyimpan dan mengelola password. Dengan memanfaatkan password manager, tentu saja Anda dapat membuat password yang unik dan kompleks untuk setiap akun, serta dengan mudah mengingatnya karena tidak perlu untuk dihapal. Salah satu aplikasi manager yang dapat digunakan adalah Bitwarden.

6.     Perbarui password secara berkala

Cara terakhir untuk membuat password yang kuat adalah sering memperbarui password secara berkala, paling tidak setiap enam bulan sekali. Hal ini tentu saja dapat membantu Anda dalam mencegah peretasan akun pribadi.

 

Dengan mengikuti saran-saran di atas ini, Anda dapat meningkatkan keamanan akun Anda dan melindungi informasi pribadi Anda dari risiko peretasan.

Penulis blog

Tidak ada komentar