Perkembangan era digital mengalami perubahan yang cukup pesat sehingga keamanan informasi menjadi makin penting untuk dilindugi. Salah satu cara untuk melindungi informasi pribadi dan data sensitif adalah dengan membuat password yang kuat dan aman. Password yang aman dapat membantu kita untuk menghindari peretasan dan penggunaan tidak sah dari orang yang tidak bertanggung jawab. Namun, membuat password yang aman bukanlah hal yang mudah untuk kita lakukan, dan seringkali memerlukan beberapa cara atau strategi yang efektif.
Dalam artikel ini, Za Blajar akan membahas enam strategi yang dapat dilakukan atau dipraktekan untuk membuat password yang kuat
dan aman. Dengan mengikuti saran-saran ini, maka sudah dapat dipastikan bahwa
kita dapat meningkatkan keamanan dan melindungi diri dari risiko peretasan atau
pencurian data dalam hal ini yaitu password.
1. Gunakan kombinasi Password yang Kreatif
Gunakan kombinasi password yang kreatif misalnya dengan
kombinasi antara huruf besar dan kecil, angka, serta simbol untuk membuat
password yang lebih kuat dan sulit ditebak. Makin panjang kombinasi password
yang digunakan, maka makin sulit juga password tersebut untuk ditebak.
2. Jangan menggunakan informasi pribadi
Hindari
menggunakan informasi yang bersifat pribadi, seperti nama, tanggal lahir, nomor
telepon atau angka kesukaan sebagai password Anda. Informasi pribadi tersebut sangat
mudah ditebak oleh peretas.
3. Jangan menggunakan satu password untuk beberapa akun
Hindari penggunaan password yang sama untuk semua akun
Anda. Contohnya password email, sama seperti password Facebook, Youtube, dan
Instagram. Memang, hal ini dilakukan agar mudah diingat oleh Anda. Namun, jika
salah satu saja akun password Anda diretas, maka semua akun yang menggunakan
password yang sama akan terancam untuk diretas pula.
4. Gunakan autentikasi dua faktor (2FA)
Layanan autentikasi dua faktor ini tergantung dari
platform yang Anda gunakan. Biasanya platform yang telah menggunakan dua faktor
autentikasi akan mengirimkan OTP juga dalam bentuk SMS. Selain itu, ada pula
bentuk 2FA yang lain yakni pertanyaan yang jawabannya hanya diketahui oleh Anda
dan token fisik yang terpasang pada perangkat.
5. Gunakan password manager
Password manager adalah aplikasi yang dapat membantu Anda
untuk menyimpan dan mengelola password. Dengan memanfaatkan password manager, tentu
saja Anda dapat membuat password yang unik dan kompleks untuk setiap akun,
serta dengan mudah mengingatnya karena tidak perlu untuk dihapal. Salah satu
aplikasi manager yang dapat digunakan adalah Bitwarden.
6. Perbarui password secara berkala
Cara terakhir untuk membuat password yang kuat adalah
sering memperbarui password secara berkala, paling tidak setiap enam bulan
sekali. Hal ini tentu saja dapat membantu Anda dalam mencegah peretasan akun
pribadi.
Dengan mengikuti saran-saran di atas ini, Anda dapat
meningkatkan keamanan akun Anda dan melindungi informasi pribadi Anda dari
risiko peretasan.
Za Blajar
Tidak ada komentar